Manfaat Khasiat Buah Mangga Tinggi Vitamin A, C, dan B


Selain air dan karbohidrat (termasuk di dalamnya serat), mangga juga mengandung protein, lemak, vitamin, mineral, macam-macam asam, tanin, zat warna, dan zat volatil. Zat volatil inilah yang memberikan aroma harum khas pada mangga. Karbohidrat daging buah mangga terdiri atas gula sederhana (sukrosa, glukosa, fruktosa) pati, dan selulosa. Gula berperan dalam memberikan rasa manis dan penghasil energi yang dapat segera digunakan oleh tubuh.
Kadar pati mangga masak lebih sedikit daripada mangga mentah karena telah banyak diubah menjadi gula. Serat pangan jadi bagian dari karbohidrat, terutama selulosa dan pektin. Mangga mengandung vitamin A, C, dan B kompleks terutama B1,B2, B3, dan B6. Mangga muda mengandung vitamin C lebih tinggi daripada mangga matang, tapi kadar vitamin A-nya lebih rendah.

Mangga juga mengandung mineral, kalsium, besi, magnesium, fosfor, potasium, sodium, seng, tembaga, mangan, dan selenium. Keuntungan lain, rasio antara Na dan K rendah, sehingga aman dikonsumsi penderita darah tinggi. Beberapa senyawa asam (terutama asam sitrat) berkontribusi terhadap rasa asam, berkisar 0,13 - 0,71 persen. Kombinasi kadar gula tinggi dan rasa asam itulah yang menyebabkan mangga dapat merangsang selera makan.

Penyebab Penyakit Kanker yang Menyerang Manusia


Pada tahun 2005 terdapat 7,6 juta orang meninggal akibat kanker yaitu sekitar 13% dari total kematian di dunia. Dan pada tahun 2015 diperkirakan 9 juta orang akan meninggal karena kanker dan akan meningkat dua kali lipatnya pada tahun 2030. Ulasan diatas menunjukkan bahwa jumlah kematian akibat kanker lebih tinggi dari jumlah kematian akibat TBC, AIDS, dan malaria. Pada dasarnya kanker dapat dicegah (40%) karena 80 hingga 90% kanker disebabkan karena kebiasaan hidup yang tidak baik. Faktor-faktor penyebab kanker dikenal dengan karsinogen. Sementara zat karsinogen dapat berasal dari faktor luar seperti bahan kimia, infeksi virus tertentu, hormon, radiasi dan makanan tertentu. Kesemua faktor pemicu tersebut, terdapat dari implementasi gaya hidup. Jelas karenanya, kanker dapat dicegah dengan penyesuaian gaya hidup.
BAHAN  KIMIA 
Terpaparnya tubuh terhadap bahan kimia dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan kanker seperti asbes (kanker paru dan mesitelioma (kanker pleura)). Pada perokok memiliki risiko lebih besar. 

Beberapa contoh bahan kimia :

1. Senyawa arsen 

Terkandung di tanah, air, tanaman, produk kosmetik, makanan laut, rokok.
Menyebabkan kanker kulit, hati, dan paru.
2. Senyawa Amin aromatic dan pewarna Azo 
Terdapat pada pewarna tekstil, dapat menyebabkan kanker hati dan kandung kemih

3. Senyawa Halogenated
Dioxin pada plastik yang dipanaskan, PVC, dan pemutih kertas dapat menyebabkan kanker ginjal, paru dan hati.

4. Senyawa Hidrokarbon Polikistik (HPA)
Terdapat pada asap rokok, tembakau, daging yang dipanggang, pengasapan daging / ikan, dapat menyebabkan kanker kulit, paru, gaster, hepar.

5. Senyawa Nitrosamine 
Terdapat pada pengawet makanan, zat pewarna daging, dan ikan asin dapat menyebabkan kanker nasofaring, kerongkongan, gaster (lambung), mulut. 

Rokok merupakan contoh karsinogen yang paling banyak mengandung zat kimia penyebab kanker, yaitu lebih dari 4000 bahan kimia berbahaya seperti nikotin, ammonia, methanol, karbonmonoksida, arsenic, asam asetat, butan, cadmium, asam stearat, toluene dan heksamin.

RADIASI 
Radiasi juga merupakan karsinogen. Radiasi terdiri dari Radiasi pengion dan radiasi non – Pengion.
  • Radiasi Pengion berasal dari alat-alat radiasi yaitu : radiodiagnostik (roentgen , CTscan) dan Radioterapeutik (radiasi untuk terapi kanker).
  • Radiasi Non–Pengion misalnya sinar ultra violet (UV) yang berasal dari sinar matahari.

HORMON 
Hormon merupakan zat yang dikeluarkan oleh kelenjar endokrin di tubuh. Hormon telah terbukti sebagai faktor risiko dan bukan sebagai faktor penyebab dari beberapa jenis kanker seperti : payudara, endometrium, ovarium, prostate, tiroid, testis, dan tulang. Salah satu hormone yang merupakan faktor risiko kanker yaitu Estrogen. Estrogen ini merupakan faktor risiko pada kanker payudara, bukan penyebab kanker, dimana Hormon tersebut merangsang pembelahan sel yang telah mengalami perubahan kearah keganasan. Tinggi kadar hormon ini dipengaruhi oleh oleh beberapa hal seperti usia pada saat mendapat menstruasi pertama kali (menarche), semakin dini risiko semakin besar, usia menopause semakin tua, usia kehamilan pertama kali diatas 30 tahun, tidak menyusui, dan menggunakan KB Hormonal.

MAKANAN 
Makanan mempunyai 2 sifat yaitu bersifat negative (karsinogenik) dan sifat positifnya dapat menghambat proses karsinogenesis serta terapi kanker. Hindari memasak daging dengan suhu yang tingggi karena dapat menghasilkan senyawa Heterocyclic amines (HCA) yang dapat menyebabkan kanker. Risiko terjadinya kanker lambung akan meningkat jika mengkonsumsi daging yang dimasak dengan suhu tinggi (digoreng), demikian yang ditemukan pada Penelitian National Cancer Intitute dalam laporannya.

Banyak orang dewasa ini mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak dan rendah serat. hal ini dapat meningkatkan insiden terjadinya kanker payudara, usus besar, dan prostate. Mengonsumsi makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar) pun dapat menyebabkan risiko terjadinya kanker lambung. Minuman yang beralkohol menyebabkan tingginya risiko terjadinya kanker kerongkongan.

Beberapa tanaman mengandung toksin atau senyawa yang menyebabkan kanker seperti alfatoksin B1 (AFB1) pada kacang, jagung yang telah busuk dapat menyebabkan kanker hati. Senyawa hydrazine dan agaritin pada jamur kancing yang kurang matang dimasak dapat menyebabkan kanker tulang, lambung, hati dan paru. Senyawa Glukosida pada tanaman Paku (Pterigium sp, Bracken fern) dapat menyebabkan kanker kandung kemih, lambung, dan payudara.

Kegemukan Obesitas Menyebabkan Pembesaran Jantung Bengkak


Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of The American College of Cardiology menyatakan bahwa obesitas merupakan faktor risiko utama pembesaran atrium jantung kiri. Pembesaran jantung ini nantinya akan meningkatkan risiko fibrilasi (ritme atau detak jantung yang tidak normal), stroke dan kematian.
Peneliti mengikuti perkembangan partisipan selama 10 tahun pada 1.212 laki-laki dan perempuan berusia 25-74 di Jerman. Setelah 10 tahun peneliti menemukan, angka kejadian pembesaran atrium kiri (left atrial enlargement/LAE) tertinggi berada pada kelompok partisipan yang obesitas (31.6%) dibandingkan dengan angka kejadian dasar di antara semua partisipan (10%).
Penulis studi menyimpulkan bahwa obesitas dan tekanan darah tinggi menyebabkan perubahan struktur dan fungsi jantung. Selain itu, kedua faktor ini dinyatakan sebagai penanda pembesaran atrium kiri  yang independen. Penemuan ini, menurut peneliti, menegaskan adanya hubungan yang kuat antara obesitas dan LAE, seperti yang telah dilaporkan dalam studi-studi sebelumnya. Beberapa studi sebelumnya telah menemukan bahwa kelebihan berat badan bisa mempengaruhi ukuran atrium kiri di usia muda, dan potensial membuat generasi muda yang obesitas mengalami gangguan jantung di usia selanjutnya.

"Pengurangan berat badan, khususnya di antara pasien muda yang obesitas, sangat penting untuk mencegah perubahan jantung- seperti perubahan ukuran, bentuk dan fungsi jantung-akibat LAE," terang penulis studi, seperti dikutip situshealthday.  Namun sayangnya penelitian ini belum terlalu lengkap karena mereka belum menemukan dan menentukan berat badan ideal untuk memperbaiki LAE. Karena itu, masih diperlukan studi lebih lanjut.

Gejala Tanda Penyebab Penyakit Diabetes Kencing Manis


Angka penderita diabetes semakin meningkat. Diperkirakan 1 pasien meninggal per 10 detik akibat diabetes. Berdasarkan data terbaru dari Federasi Diabetes Internasional, 285 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes. Di Indonesia juga hampir mempunyai gambaran yang sama. Dalam World Diabetes Congress 2009 yang dilakukan di Montreal disebutkan kalau Indonesia menduduki posisi sebagai negara dengan jumlah pasein diabetes terbanyak ke-9 . Karena itu, setiap orang dianjurkan untuk melakukan tindakan pencegahan dengan menerapkan pola hidup sehat.
Menurut ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) dr. Achmat Rudijanto, SpPD-KEMD, penyakit yang ditandai dengan  peningkatan kadar glukosa darah yang terus menerus dan bervariasi ini biasanya disertai dengan gejala-gejala klasik seperti sering kencing, banyak minum, banyak makan tapi kurus, serta penurunan berat badan. Karena itu, terang Rudi, ada baiknya segera melakukan pemeriksaan jika mengalami gejala-gejala tersebut.

Apa penyebabnya? Diabetes, menurut Rudi, disebabkan oleh berbagai faktor, bergantung pada tipenya. Diabetes tipe 1, terang dia, disebabkan oleh hilangnya sel beta penghasil insulin pada pankreas, sehingga tubuh kekurangan insulin."Karena itu, sejak terdeteksi pasien harus menggunakan insulin sepanjang hidup," tutur Rudi dalam press conference memperingati hari diabetes sedunia yang jatuh 14 november mendatang, di Jakarta, Senin (9/11). Diabetes tipe 1 ini, lanjut Rudi, bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa, tetapi umumnya telah terdeteksi di bawah usia 20.

Sedang diabetes tipe 2, lanjut dia, disebabkan oleh kecacatan dalam produksi insulin dan resistensi terhadap insulin (berkurangnya sensitifitas terhadap insulin). Diabetes tipe 2, menurut Rudi, merupakan jenis diabetes yang paling banyak diderita."Lebih dari 95% kasus diabetes merupakan tipe ini." Jenis diabetes ini umumnya terjadi pada orang dewasa, rata-rata di atas 30 tahun. Menurut Rudi, diabetes tipe 2 awalnya bisa diatasi dengan diet, dilanjutkan dengan pil namun pada akhirnya akan menggunakan insulin.

Jenis lainnya, lanjut Rudi, adalah diabetes gestasional. Jenis ini disebabkan oleh kelainan glukosa pada saat kehamilan dan biasanya akan kembali normal setelah melahirkan."Akan tetapi ke depan dia mungkin menjadi diabetes." Menurut Rudi, sekitar 50% dari ibu yang menderita diabetes gestasional akan mengalami diabetes.  Karena itu,lanjut Rudi, ibu harus berhati-hati jika mengalami peningkatan glukosa darah saat hamil. Ibu, terang dia, sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin.

Bagimana dengan perempuan diabetes, bisakah hamil? Menurut Rudi, diabetes tidak jadi penghalang untuk hamil. Akan tetapi, ibudianjurkan melakukan terapi. Berdasarkan data, terang dia, terapi yanga aman untuk ibu hamil yang berisiko tinggi diabetes adalah insulin. Terapi insulin ini, terang Rudi, sebaiknya dilakukan sepanjang kehamilan dan disesuaikan setelah melahirkan. Kalau menyusui, lanjut dia, sebaiknya tetap menggunakan insulin, tapi kalau tidak bisa diganti dengan pil. Kenapa insulin?" Kalau pil, kita takut akan masuk ke bayi melalui ASI."

Jenis Makanan Berkhasiat Membuat Wanita Sehat Awet Muda

Hidup sehat adalah salah satu kunci dari panjang umur. Untuk hidup sehat, kita tentu memerlukan nutrisi yang baik dan sehat pula. Inilah beberapa jenis makanan yang diklaim berkhasiat membuat awet muda dan tetap sehat.

1. Minyak Zaitun
Empat dekade lalu, para peneliti dari Seven Coutries Study menyimpulkan bahwa lemak tak jenuh dengan rantai tunggal (monounsaturated) dalam minyak zaitun secara luas bermanfaat untuk menekan risiko penyakit jantung dan kanker di Kepulauan Crete di Yunani.  Kini masyarakat juga sudah banyak yahu bahwa minyak zaitun mengandung folifenol, antioksidan kuat yang bisa mencegah jenis penyakit akibat penuaan.
 2. Yogurt
Pada era 1970an, wilayah Georgia dikabarkan memiliki jumlah penduduk yang berusia rata-rata di atas 100 tahun yang lebih banyak ketimbang negara lain. Laporan pada saat itu mengklaim bahwa rahasia dari umur yang panjang tersebut adalah yogurt. Meskipun kekuatan yogurt dalam memperpanjang usia belum pernah terbukti secara langsung, yogurt adalah makanan yang kaya kalsium yang dapat mencegah osteoporosis.  Selain itu, yogurt juga mengandung bakter baik yang mempertahankan kesehatan pencernaan serta mengurangi risiko mengidap penyakit usus yang berkaitan dengan usia

3. Ikan
Tiga puluh tahun lalu,  para ahli mulai meneliti mengapa penduduk asli Alaska (inuit) bisa terbebas dari penyakit jantung. Alasannya, menurut perkiraan para ahli, adalah tingkat konsumsi ikan yang luar biasa. Ikan memang mengandung banyak lemak omega-3, yang bisa membantu menurunkan kolesterol dan penyumbatan dalam pembuluh darah serta mencegah ritme jantung abnormal.

4. Cokelat kokoa
Masyarakat Kuna di Kepulauan San Blas, Panama, tercatat memiliki risiko penyakit jantung lebih rendah hingga sembilan kali lipat di banding penduduk lainnya yang tinggal di Panama. Alasannya? Warga Kuna rajin sekali meminum kokoa yang kaya flavanols, antioksidan yang dapat membantu memperlancar peredaran darah. Menjaga kesehatan pembuluh darah berarti menekan risiko tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, penyakit ginjal dan demensia.

5. Kacang
Riset yang dilakukan kelompok Seventh-Day Adventists (aliran Kristiani yang menerapkan hidup sehat dan diet vegetarian) menunjukkan bahwa seseorang yang makan kacang rata-rata memiliki umur panjang dua setengah tahun. Kacang dikenal kaya akan lemak tidak jenuh, sehingga makanan ini menawarkan manfaat serupa dengan minyak zaitun. Kacang juga mengandung  beragam vitamin, mineral dan zat phytochemical termasuk antioksidan.

6. Anggur
Minum alkohol dalam jumlah moderat diklaim dapat melindungi dari penyakit jantung, diabetes dan kepikunan. Banyak jenis minuman beralkohol yang bisa mendatangkan manfaat tersebut, tetapi banyak penelitian yang memfokuskanya pada anggur merah.  Anggur merah mengandung resveratrol, zat yang diperkirakan mendatangkan berbagai manfaat tersebut.

7. Blueberry
Dalam sebuah riset yang dipublikasikan pada 1999, peneliti dari Jean Mayer Human Nutrition Research Center memberikan ekstrak blueberry pada tikus. Pemberian ekstrak ini diberikan selama periode kehidupan tikus yang setara dengan 10 tahun kehidupan manusia.

Tikus yang diberi ekstrak ini menunjukkan keunggulannya ketimbang tikus biasa saat uji keseimbangan dan koordinasi ketika mereka mencapai usia lanjut. Kandungan dalam blueberry (dan berry lainnya) diduga dapat mengurangi peradangan (inflamasi) dan kerusahan bersifat oksidatif, yang mana ini berhubungan dengan penurunan daya ingat dan kemampuan motorik saat lanjut usia.

Perbedaan Sakit Lambung Maag dan Penyakit Saluran Cerna GERD


Secara awam, penyakit yang berkaitan dengan asam lambung sering disebut sakit lambung atau sakit maag. Secara medis, sakit lambung didefinisikan sebagai kumpulan rasa sakit atau rasa tidak nyaman di ulu hati, saluran cerna bagian atas, dan organ sekitarnya. Gejala yang biasa timbul adalah mual, kembung, cepat kenyang, kurang nafsu makan, muntah, dan diare.

Sedangkan gastro esophageal reflux disease (GERD) merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi karena asam lambung dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke kerongkongan. Demikian keterangan dr Ari Fahrial Syam, SpPD, KGEH, MMB dari Divisi Gastroenterologiz Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM.

Gejala GERD hampir sama dengan sakit lambung. GERD yang tidak diterapi dengan baik akan menyebabkan komplikasi, antara lain perdarahan, penyempitan kerongkongan, dan berisiko memicu kanker kerongkongan.

Sebenarnya, GERD punya gejala khusus yang mudah dibedakan dari sakit lambung. Seperti rasa terbakar di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut. GERD bisa diringankan dengan obat sakit lambung biasa, tetapi tidak akan menuntaskan penyebabnya. Akibatnya, penyakit ini akan kambuh lagi dalam waktu yang cukup singkat, dalam hitungan jam atau beberapa hari kemudian.

Maka dari itu, periksakan diri ke dokter spesialis saluran pencernaan. Selain itu, lakukan upaya mandiri seperti menjalankan pola makan sehat, teratur, dan kaya serat. Imbangi juga dengan aktivitas olahraga rutin.

Penyebab Penyakit Tipus Rentan Menyerang Orang Sibuk Kelelahan


Penyakit yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi, terutama di antara mereka yang supersibuk. Tak heran bila tipus sering kali dikaitkan dengan kelelahan atau kecapaian? Apakah benar kecapaian menjadi penyebab tipus? Prof. Dr. Djoko Widodo, SpPD-KPTI dari bagian Tropik Infeksi Ilmu Penyakit Dalam FKUI menjelaskan, tipus adalah penyakit infeksi sistemik yang disebabkan oleh kuman.
Tipus atau disebut juga demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan penyakit ini banyak terdapat di negara-negara berkembang, seperti Indonesia, karena makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh bakteri ini. Jadi, apa benar kalau kecapaian bisa menyebabkan tipus? Djoko menegaskan bahwa infeksi yang dialami seseorang tergantung beberapa hal, seperti daya tahan tubuh, banyaknya kuman yang masuk, dan keganasan kuman.

"Prinsip yang benar adalah saat daya tahan tubuh kita menurun akibat capai, tubuh bisa terkena infeksi. Namun, perlu diingat, infeksi terjadi bukan hanya karena capai, melainkan juga harus ada kuman yang masuk, itu pun masih tergantung  jumlah dan keganasan kuman itu sendiri," ujarnya.

"Oleh sebab itu, jagalah daya tahan tubuh sebaik-baiknya karena infeksi apa pun bisa terjadi bila daya tahan tubuh menurun," kata Djoko yang ditemui Kompas.com di ruang praktiknya di Mitra International Hospital Jatinegara, Jakarta.

Bisa berbahaya
Djoko juga mengingatkan, jangan pernah meremehkan tipus. Menurutnya, walau penyakit ini sering terjadi di masyarakat sehingga kadang dianggap biasa, ternyata tipus bisa berbahaya. Hal ini disebabkan infeksi bisa menimbulkan kerusakan di tempat kuman berkembang di usus halus, terutama bagian yang bernama plague peyeri. "Kuman tipus menyerang daerah tersebut dan dapat menjadi berbahaya jika sampai terjadi perforasi usus atau perdarahan usus serta infeksi berat karena kuman tersebut menyebabkan gangguan organ sehingga mengancam nyawa Anda," tuturnya.

Cara Mengajari Anak Bayi Berenang


Akhir-akhir ini mulai bermunculan tempat yang menawarkan fasilitas bagi bayi untuk berenang. Sewajarnya, bersamaan dengan hal tersebut muncul kekhawatiran pada ibu-ibu mengenai risiko yang terkait dan waktu yang paling tepat bagi bayi tercinta untuk melakukan kegiatan dalam air. Pertama, harus dibedakan antara belajar berenang (belajar napas, gaya bebas, dsb) dengan memperkenalkan air. Pada bayi istilah yang lebih tepat digunakan adalah memperkenalkan air, bukan berenang karena pada usia kurang dari 4 tahun perkembangan motorik bayi belum sesuai untuk mulai belajar berenang. Tetapi ini bukan berarti bayi tidak boleh diperkenalkan dengan air dan kolam renang. Hanya saja, bentuk kegiatan ini tidak bertujuan untuk membuat bayi dapat berenang, tetapi hanya untuk memperkenalkan bayi terhadap lingkungan baru dan yang baru.
Salah satu penelitian yang dilakukan tahun 2010 di Norwegia menunjukkan bahwa bayi-bayi yang mulai melakukan air pada usia 2-3 bulan terbukti mengalami kemajuan dalam keseimbangan (balance) dan kemampuan menggenggam serta memegang (grasping skills) yang lebih baik dibandingkan bayi-bayi yang tidak melakukan air. Beberapa literatur mengatakan perkembangan motorik yang jelas terlihat memang terletak pada bagaimana bayi menggunakan tungkainya. Mereka yang mulai berativitas di air relatif lebih cepat belajar menggunakan tungkainya dalam kehidupan sehari-hari.

Perlu diperhatikan bahwa pada usia kurang dari 2 bulan, sistem imunitas bayi belum sempurna dan masih rawan terkena penyakit dari lingkungan sekitar, seperti diare, infeksi telinga dan saluran pernapasan. Oleh sebab itu, pada usia di bawah 2 bulan sebaiknya jangan dikenalkan dengan aktivitas di air. Aktivitas di air dapat dimulai pada usia 3 bulan ke atas. Selain itu, penting untuk diketahui pula bahwa sebelum usia 6 bulan, bayi belum mampu meregulasi suhu tubuhnya sendiri. Oleh sebab itu, penting untuk menggunakan air yang hangat untuk aktivitas fisik bayi, sebaiknya antara 27-30 derajat Celcius.

Mengenai tempat mana yang paling baik bagi bayi beraktivitas dalam air, sebenarnya sangat tergantung kondisi dimana air itu tertampung. Pada prinsipnya, lingkungan yang dianjurkan bagi bayi adalah:

  • Lingkungan kolam yang termonitor; selalu disertai penjagaan dan sebaiknya didampingi seseorang yang mengerti pemberian pertolongan pertama pada bayi dalam kondisi darurat.
  • Kadar klorin dalam kolam yang tidak terlalu tinggi karena dapat mengiritasi kulit bayi yang sensitif.
  • Suhu kolam yang terkontrol, antara 27-30 C.
  • Situasi kolam yang tidak terlalu ramai, karena dapat membuat bayi tidak nyaman.

Sebagai tambahan, untuk kolam renang umum yang terbuka (outdoor) jangan lupa untuk mengaplikasikan sunblock (tabir surya) pada bayi. Lotion tabir surya yang dipakai tentunya harus yang diformulasikan khusus untuk bayi.

Idealnya jumlah bayi dalam air selama seminggu mencapai kurang lebih 2 jam. Hal ini dapat dicapai dengan melakukan 20-25 menit setiap hari selama 5 hari dalam seminggu atau 15-20 menit setiap harinya dalam seminggu. Untuk bayi di bawah 1 tahun tidak dianjurkan melakukan ini selama lebih dari 30 menit, karena risiko hipotermia akan jauh lebih besar sementara manfaatnya tidak berbeda dari sesi yang dianjurkan. Apabila kurang dari 15 menit setiap sesinya pun tidak efektif karena tidak memberikan waktu yang cukup bagi bayi untuk adaptasi dan mempelajari lingkungannya.

Untuk situasi dimana air kolam sudah diatur hangat, tidak terlalu penting menggunakan baju atau tidak. Biasanya pada kondisi ini, menggunakan swim diapers saja sudah cukup. Akan tetapi untuk menambah kehangatan tidak ada salahnya bayi menggunakan baju renang.

Mengenal Jenis Prosedur Operasi Mastektomi


Mastektomi adalah tindakan operasi untuk mengeluarkan semua jaringan payudara sebagai sebuah cara untuk menangani atau mencegah kanker payudara. Untuk perempuan dengan kanker payudara tahap awal dapat dilakukan mastektomi atau lumpektomi. Pada lumpektomi, hanya jaringan tumor yang diangkat dari payudara. Terdapat beberapa jenis prosedur mastektomi yang tergantung dari henis dan luas tumor yang ada:

  • Modified radical mastectomy – pengangkatan keseluruhan payudara, termasuk jaringan dan kulit payudara, areola, dan puting susu, kelenjar limfe pada ketiak, dan kadang sebagian dari dinding dada. Prosedur ini dapat direkomendasikan untuk tumor yang besar atau bila kanker sudah menyebar ke kelenjar limfe.
     
  • Simple (total) mastectomy – Pengangkatan keseluruhan payudara. Dapat dilakukan biopsi kelenjar limfe saat dilakukan tindakan.
     
  • Skin-sparing mastectomy – Pengangkatan keseluruhan payudara kecuali kulitnya. Rekonstruksi payudara dilakukan segera setelah mastektomi. Jenis mastektomi ini kurang sesuai untuk tumor yang besar.
     
  • Nipple-sparing (subcutaneous) mastectomy – Pengangkatan keseluruhan payudara, kecuali bagian puting.

Setelah mastektomi juga dapat dilakukan terapi radiasi bila ukuran tumor lebih dari 5 cm, batas tumor tidak jelas, sel kanker ditemukan di empat atau lebih kelenjar limfe, serta bila sudah terjadi penyebaran sel kanker ke bagian tubuh lain.

Prosedur mastektomi biasanya memakan waktu 2-3 jam. Setelah operasi, satu atau dua selang plastik akan disambungkan ke dada untuk menampung cairan sisa jaringan payudara. Setelah 1-3 hari dirawat, umumnya pasien sudah diperbolehkan untuk pulang. Sebagian besar perempuan melalui proses penyembuhan dengan lancar. 

Satu aspek penting dari prosedur mastektomi ini adalah rekonstruksi payudara. Saat ini teknik rekonstruksi payudara sudah sangat berkembang dan hasilnya dapat tampak sangat alami. Terdapat banyak cara untuk merekonstruksi payudara, bermacam-macam teknik termasuk dengan menggunakan implan, jaringan dari bagian tubuh lain, atau kombinasinya. Berdasarkan waktunya, rekonstruksi dapat dilakukan pada saat dilakukan mastektomi atau ditunda. Pada sebagian besar kasus, tindakan ini sebaiknya dilakukan setelah kemoterapi dan radiasi selesai.

Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan Wanita di Rumah


Apabila Anda tidak mempunyai waktu untuk pergi berolahraga ke pusat kebugaran atau melakukan aktivitas di luar rumah, jangan berkecil hati. Anda masih dapat memperoleh manfaat bagi kesehatan Anda dengan memanfaatkan waktu di rumah untuk berolahraga. American College of Sports Medicine (ACSM) mengatakan bahwa seseorang dikatakan hidup aktif bila waktu yang dihabiskan untuk berolahraga intensitas sedang mencapai 150 menit dalam seminggu.

Anda dapat memulai dengan meluangkan waktu sebanyak 20 menit selama 3 kali seminggu untuk berolahraga di rumah. Kemudian tingkatkan waktu ini perlahan-lahan hingga mencapai 5 kali seminggu dengan durasi minimal 30 menit setiap sesi olahraga. Intensitas sedang dapat dinilai dengan menggunakan talk test, yaitu apabila Anda dapat berbicara ketika melakukan olahraga tanpa terengah-engah atau mengejar napas, berarti intensitas yang dilakukan sudah di tingkat sedang. Akan tetapi, apabila masih dapat bernyanyi tanpa terengah-engah, berarti intensitas terlalu rendah.

Lalu olahraga yang bagaimana yang dapat Anda lakukan di rumah? Pada dasarnya, olahraga sebaiknya meliputi:
  • Aktivitas aerobik
  • Aktivitas yang melatih kekuatan otot, dan
  • Aktivitas yang melatih fleksibilitas atau kelenturan.

Ketiga aktivitas ini dapat dilakuan di rumah tanpa alat tambahan. Terkadang sebuah DVD senam aerobik atau yoga atau pilates selama 30 menit hingga 60 menit di rumah dapat mencapai manfaat yang diinginkan bagi kesehatan. Akan tetapi, Anda dapat pula melakukan serangkaian gerakan untuk mendapatkan manfaat yang serupa.

Perlu diingat, saat melakukan olahraga harus didahului dengan pemanasan dan peregangan serta diakhiri dengan pendinginan dan peregangan. Peregangan yang dilakukan dapat bermanfaat sebagai latihan fleksibilitas atau kelenturan. Peregangan tersebut harus meliputi seluruh sendi, sampai batas maksimal gerakan sendi yang diregangkan, dan ditahan selama minimal 15 hitungan.

Olahraga aerobik yang dapat dilakukan di rumah meliputi senam aerobik atau rangkaian gerak jogging di tempat, jogging indoor mengelilingi ruangan, side step ke kiri dan kanan, jumping jacks, dll. Olahraga kekuatan otot di rumah banyak sekali yang dapat dilakukan, sesuai peruntukan otot yang diinginkan. Latihan kekuatan otot harus meliputi:

  • Otot tubuh bagian atas atau upper body
  • Otot tubuh bagian bawah atau lower body, serta
  • Otot batang tubuh atau core muscles.

Latihan kekuatan otot dapat digunakan tanpa beban tambahan, hanya menggunakan berat badan tubuh, atau juga dikenal dengan istilah kalistenik. Atau juga dapat dengan menggunakan beban tambahan dari luar seperti botol air minum yang terisi penuh dengan air atau dumbbell.

Satu hal yang perlu diingat sebelum Anda memulai program olahraga di rumah adalah pastikan bahwa Anda tidak memiliki risiko kesehatan seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes, arthritis, osteoporosis dan kondisi medis lainnya. Oleh sebab itu, alangkah baiknya bila Anda berkonsultasi dahulu dengan dokter atau bahkan lebih baik lagi dengan dokter spesialis kedokteran olahraga sebelum memulai program olahraga di rumah. Hal ini akan memungkinkan Anda mendapatkan skrining risiko yang seharusnya dan resep olahraga yang sesuai dengan kondisi Anda.

Terakhir, ingatlah bahwa apabila Anda belum dapat memulai sebuah program olahraga terstruktur, mulailah dengan meningkatkan aktivitas fisik Anda sehari-hari. Hal ini dapat dilakukan dengan kegiatan seperti mencuci mobil, membersihkan rumah, mengubah interior rumah dengan memindahkan beberapa perabotan, berjalan keliling kompleks saat akhir pekan bersama keluarga, naik tangga ke lantai kantor Anda, dan memotong waktu duduk di depan komputer atau televisi dengan berjalan keliling ruangan atau berdiri dan melakukan gerakan aerobik ringan seperti jalan di tempat.


Dampak Buruk Gigi Ompong Patah Hilang Bagi Kesehatan


Prinsip perawatan kedokteran gigi modern saat ini adalah bersifat konservatif, yaitu gigi asli yang ada harus sebisa mungkin dipertahankan. Namun pada kondisi dimana gigi sudah tidak bisa dirawat lagi maka pencabutan adalah pilihan terakhir. Nah, setelah gigi dicabut, apakah lantas dibiarkan saja? Idealnya, gigi asli yang hilang harus diganti dengan gigi tiruan. Namun kenyataannya, orang-orang masih banyak yang mengabaikannya. Mungkin karena banyak orang menganggap kehilangan satu-dua gigi tidak masalah dan tidak berbahaya, asal masih bisa mengunyah. Padahal gigi yang hilang dan tidak diganti akan menimbulkan dampak baik jangka pendek maupun jangka panjang. Berikut penjelasannya:

  1. Gigi “ompong” tentu akan mengganggu estetika, terutama apabila gigi yang hilang adalah gigi depan. Gigi bagian belakang pun masih akan tetap terlihat saat kita sedang tertawa lebar.
     
  2. Gigi yang hilang tentu mengurangi kenyamanan saat mengunyah dan menggigit makanan, apalagi jika yang hilang adalah gigi geraham. Ketidaknyamanan tersebut dapat membuat orang mengunyah hanya di satu sisi, dimana gigi masih lengkap. Mengunyah satu sisi dapat membuat sisi yang tidak digunakan malah menjadi lebih kotor dan menjadi tempat menumpuknya karang gigi. 
     
  3. Gigi yang berada di samping gigi yang hilang lama kelamaan akan mengalami perubahan posisi, bisa bergeser atau pun miring. Bila yang hilang adalah gigi bawah, maka gigi lawannya di rahang atas akan “turun” dan terlihat lebih panjang karena tidak ada lagi yang menahannya.  Gigi yang miring atau renggang dapat membuat makanan lebih mudah terselip dan dzapat berujung kepada karies gigi.
     
  4. Perubahan posisi gigi akan mengganggu harmonisasi oklusi (gigitan) gigi geligi rahang atas maupun bawah. Akibatnya, kerja otot-otot yang bertugas membuka dan menutup rahang serta sendi rahang akan menjadi tidak seimbang. Jika terjadi secara terus menerus, dalam jangka panjang akan menyebabkan kelainan pada sendi rahang (TMD/Temporomandibular Disorder). Gejala yang dapat terjadi pada kelainan ini bervariasi, mulai dari tidak nyaman saat membuka dan menutup mulut hingga sakit kepala yang tidak jelas penyebabnya.
     
  5. Orang yang mengalami kehilangan gigi dan tidak diganti akan terlihat lebih tua, apalagi jika gigi yang hilang cukup banyak. Hal ini dikarenakan tulang rahang pada lokasi gigi yang hilang akan mengalami aus, dan tidak lagi dapat menahan pipi dan bibir. Contoh ekstrimnya adalah pada orang lanjut usia yang semua giginya sudah hilang, pipinya terlihat kempot dan bibir tampak mengkerut.

Memang, seenak dan sebagus apapun gigi tiruan, tetap lebih enak dan nyaman gigi asli. Namun setidaknya gigi tiruan dapat mengembalikan fungsi-fungsi gigi menjadi kembali normal.

Rutin Menyikat Gigi Setiap Hari Tapi Gigi Masih Berlubang


“Dok, saya sudah rajin sikat gigi tapi kok masih berlubang?” Pertanyaan seperti ini cukup sering diterima dokter gigi saat menghadapi pasiennya di klinik. Ternyata setelah ditelusuri, hal tersebut terjadi karena kesalahan-kesalahan yang sebetulnya sepele dan dilakukan tanpa sadar. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Waktu menyikat gigi yang kurang tepat.
    Kebanyakan orang menyikat gigi 2x sehari, yaitu saat mandi pagi dan mandi sore. Lalu bagaimana dengan sisa makanan yang menempel di mulut setelah makan malam? Jangan langsung tidur, karena sisa makanan tersebut jika tidak dibersihkan akan menjadi sumber makanan bagi bakteri penyebab lubang gigi. Ditambah lagi, produksi air liur jauh berkurang saat sedang tidur. Padahal air liur berfungsi sebagai pembilas sisa makanan dan mengandung enzim-enzim pembunuh bakteri serta penetralisir asam. Kondisi mulut yang kering dan tidak bersih akan semakin kondusif untuk terjadinya lubang pada gigi. Oleh karena itu, sikat gigi malam hari sebelum tidur hukumnya adalah wajib.
     
  2. Kesalahan dalam cara menyikat gigi
    Bagi sebagian orang menyikat gigi mungkin hanya dipandang sebagai rutinitas atau ritual saat mandi. Tak jarang, penyikatan gigi hanya difokuskan di gigi depan saja, atau asal mulut sudah terasa segar. Risiko terjadinya lubang gigi dapat diperkecil dengan membersihkan seluruh permukaan gigi atas dan bawah semaksimal mungkin. Bagian dalam gigi yang berhadapan dengan lidah (gigi bawah) atau langit-langit (gigi atas) harus turut disikat secara menyeluruh. Pada saat menyikat gigi, gerakkan sikat gigi secara vertikal (dari atas ke bawah) dan menjangkau gusi, karena plak gigi banyak berakumulasi di leher gigi, yaitu bagian gigi yang berbatasan dengan gusi. Gerakan sikat secara horizontal (kanan ke kiri) tidak membersihkan gigi secara optimal, malah dapat menyebabkan abrasi di daerah leher gigi.
     
  3. Pemilihan sikat gigi yang kurang tepat.
    Kepala sikat gigi yang besar cukup menyulitkan untuk menjangkau gigi belakang, sehingga plak banyak menumpuk di daerah tersebut. Pilihlah sikat gigi dengan kepala sikat yang kecil, sehingga gigi belakang dapat dibersihkan dengan nyaman. Selain itu, bulu sikat juga penting untuk diperhatikan. Lebih baik pilih bulu sikat yang medium atau soft, dan tidak perlu menyikat gigi terlalu keras. Alih-alih membersihkan gigi, penyikatan dengan tekanan berlebihan justru dapat mengikis gigi terutama di bagian leher gigi.
     
  4. Sela-sela gigi luput dari penyikatan.
    Sisa makanan yang melekat di sela-sela gigi seringkali luput dari perhatian. Bayangkan setelah makan steak tenderloin yang lezat, ada sepotong kecil daging yang tertinggal di sela gigi dan tidak dibersihkan. Sisa makanan tersebut terkadang sulit dibersihkan, apalagi dengan penyikatan gigi yang asal-asalan. Lama-kelamaan, lubang gigi pun terbentuk di sela gigi. Pada umumnya orang tidak menyadari lubang seperti ini, karena permukaan atas gigi terlihat utuh dan baik-baik saja padahal dinding samping gigi sudah berlubang. Gunakan dental floss (benang gigi) untuk membersihkan makanan yang tersangkut di sela gigi.


Perokok Pasif Sama Berbahayanya dengan Perokok Aktif


Apakah perokok pasif itu? Perokok pasif adalah seseorang yang menghirup asap rokok (dari orang yang merokok) dan langsung berasal dari sisa pembakaran rokok. Perokok pasif menghirup berbagai senyawa kimia diantaranya:

  • Amonia: digunakan dalam produk pembersih lantai
  • Butan: digunakan di dalam cairan pemantik
  • Karbon monoksida: ditemukan di dalam knalpot mobil
  • Kromium: digunakan untuk pembuatan besi
  • Sianida: digunakan dalam pembuatan senjata api
  • Formaldehid: digunakan pada industri kimia
  • Timbal: bahan metal yang beracun
  • Polonium: suatu substansi radioaktif

Partikel-partikel berbahaya tersebut dapat bertahan di dalam udara selama beberapa jam atau lebih lama. Selain itu, bukan hanya asap saja yang menjadi fokus bahaya, tetapi juga residu yang menetap pada rambut serta pakaian, karpet, ataupun sofa (disebut juga perokok ketiga), juga memiliki risiko terutama pada anak-anak.

Seberapa bahaya perokok pasif?
Perokok pasif dapat berbahaya dan berkontribusi menjadi masalah penyakit yang serius termasuk :
  • Penyakit paru
    Paparan terhadap asap rokok dapat membahayakan kondisi paru-paru terutama bagi mereka yang memiliki asma atauPPOK (penyakit paru obstruktif kronik)
  • Penyakit jantung
    Perokok pasif memiliki risiko terhadap penyakit jantung dan serangan jantung karena terjadi kerusakan pada pembuluh darah yang disebabkan oleh asap rokok
  • Kanker
    Salah satu faktor risiko kanker paru adalah perokok pasif. Selain itu, benzena yang terkandung dalam asap rokok juga dapat meningkatkan risiko terjadinya leukemia.z

Bagi anak-anak, risiko yang dapat timbul antara lain:
  • Berat badan lahir rendah. Paparan terhadap asap rokok selama kehamilan meningkatkan risiko berat badan lahir yang rendah
  • Sudden infant death syndrome (SIDS)
  • Asma
  • Infeksi (bronkitis, pneumonia dan infeksi telinga tengah)

Bagaimana terhindar menjadi perokok pasif?
  • Jangan perbolehkan orang lain merokok di dalam rumah Anda. Jika ada tamu ataupun anggota keluarga yang merokok, persilahkan mereka untuk merokok di luar
  • Jangan perbolehkan orang lain merokok di dalam kendaraan Anda. Jika ada penumpang yang ingin merokok, berhentilah di rest area untuk merokok di luar kendaraan Anda
  • Mintalah kepada kantor Anda untuk memberlakukan peraturan dilarang merokok
  • Pilihlah restoran ataupun hotel yang bebas asap rokok

Jika orang-orang terdekat Anda merupakan seorang perokok, berikanlah mereka dukungan agar segera berhenti merokok agar seluruh anggota keluarga juga merasakan manfaatnya.

Cara Mengatasi Penyebab Masalah Anak Susah Makan


Masalah 1: Anak hanya ingin 1 jenis makanan
Anak Anda hanya mau makan jenis makanan tertentu dan tidak mau makan yang lainnya. Apakah ini merupakan suatu fase yang umum? Yang Anda lakukan: mengikuti kemauan anak atau menentangnya? Solusi: jangan jadikan waktu makan sebagai waktu peperangan keinginan dengan anak. Selalu tawarkan makanan bernutrisi kepada anak, bahkan jika anak menolaknya. Anak membutuhkan waktu untuk memutuskan apakah mereka menyukai makanan tersebut, jadi teruslah mencoba. 

Masalah 2: Anak tidak mau makan sayuran
Anak Anda tidak suka brokoli walaupun tidak pernah mencobanya? Banyak sayuran yang memiliki bau dan rasa yang tajam, terutama jika dimasak.
Solusi: berikan anak pilihan. Ajaklah anak pergi berbelanja ke supermarket dan biarkan dia memilih sendiri sayuran yang diinginkan misalnya berdasarkan warna atau bentuk kesukaannya. Atau Anda bisa menggunakan trik lama dengan menyembunyikan sayuran pada makanannya, misalnya dalam nasi atau sup.

Masalah 3: Makan terlalu banyak gula
Anak Anda sangat suka makan yang manis-manis? Anak Anda hanya mau makan kue atau es krim kesukaannya dan tidak mau makan nasi?
Solusi: tawarkan anak camilan yang manis secara alami misalnya: yoghurt rendah lemak, pisang, anggur, apel. Jangan jadikan cemilan manis sebagai bujukan atau reward misalnya jika anak menghabiskan makanannya.

Masalah 4: Anak hanya mau cemilan saja
Anak-anak yang mengonsumsi cemilan sepanjang hari cenderung tidak lapar dan tidak mau makan pada waktunya. 
Solusi: tetapkan jadwal makan secara teratur setiap harinya. Jika anak Anda ingin cemilan, tawarkan sesuatu yang lebih sehat misalnya: buah, sayuran, yoghurt, roti lapis atau sereal.

Lakukan dan Jangan Lakukan
  • Jadikan waktu makan sebagai sesuatu yang menyenangkan, misalnya dengan memotong makanan dengan bentuk tertentu.
  • Jangan bujuk anak dengan makanan penutup, misalnya: jika anak mau makan sayuran, anak boleh makan es krim. Jangan lakukan hal tersebut
  • Jangan mudah menyerah. Anak akan mencoba makanan baru jika ditawarkan dalam 10-15 kali. Selalu berikan dalam porsi kecil.
  • Hindari memberikan makanan yang berbeda sesuai kemauan anak. Selalu berikan anak makanan yang sama seperti anggota keluarga yang lain
  • Biarkan anak membantu Anda sewaktu memasak
  • Jadilah contoh yang baik. Anak akan mencontoh apa yang orangtuanya lakukan.

Usia Umur yang Cocok Mengajak Anak ke Dokter Gigi

Salah satu pertanyaan yang lazim diajukan para ibu muda dengan anak balita kepada dokter giginya adalah, “Pada usia berapakah sebaiknya anak pertama kali diajak ke dokter gigi?” Para ahli menyarankan para orang tua untuk mengajak anak mereka ke dokter gigi sedini mungkin, yaitu kira-kira saat anak berusia satu tahun. Pada usia tersebut, gigi susu anak sudah mulai tumbuh, ia juga sudah mulai mengkonsumsi makanan pendamping ASI dan susu formula. Dengan demikian gigi anak sudah terpapar ke lingkungan mulut yang beresiko untuk terjadinya karies gigi.
Tujuan utama dari kunjungan pertama ini sebetulnya bukan hanya untuk memeriksakan gigi anak, tapi untuk membiasakan dan memberanikan anak bertemu dengan dokter gigi di kursi gigi. Dengan begitu diharapkan anak tidak akan takut terhadap perawatan gigi seiring pertambahan usianya. Selain itu, kunjungan pertama ini juga dapat digunakan dokter gigi untuk mengedukasi orang tua tentang cara merawat gigi susu anak. Para orang tua perlu diberikan pemahaman bahwa merawat gigi susu anak adalah hal yang sangat penting, sepenting mereka merawat giginya sendiri.

Dengan memeriksakan gigi anak sejak dini, dokter gigi dapat mendeteksi adanya karies yang mungkin terjadi terutama jika anak memiliki kebiasaan minum susu formula menggunakan botol sebelum tidur. Maka dokter gigi dapat melakukan langkah-langkah pencegahan agar gigi susu anak tetap sehat hingga sampai waktunya gigi tersebut tanggal dan digantikan oleh gigi tetapnya.

Wanita Merokok Beresiko Terkena Kanker Usus Besar

Kanker dan rokok memiliki hubungan yang sangat “intim”, lo. Bahkan, penelitian terakhir yang dilansir HealthDay News  mengatakan, rokok dapat meningkatkan peluang kanker usus, khususnya pada wanita.

Wanita yang pernah atau masih merokok 20 persen berisiko menderita kanker usus besar dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah merokok. Penelitian penelitian terbaru ini dipublikasikan pada 30 April lalu di Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention.

"Wanita yang merokok 10 batang atau lebih per hari meningkatkan risiko kanker usus besar," kata pemimpin peneliti Dr Inger Gram, Profesor di Departemen Komunikasi Kedokteran University of Tromso  di Norwegia. “Mengapa risikonya yang lebih tinggi pada wanita, alasannya belum jelas juga,” tambah Gram.
Penelitian ini melibatkan lebih dari 600.000 pria dan wanita berusia 19 – 67 tahun yang disurvei oleh Norwegian Institute of Public Health . Peserta menjawab pertanyaan tentang kebiasaan merokok, aktivitas fisik, dan faktor gaya hidup lainnya.

 Berdasarkan review penelitian sebelumnya, WHO (World Health Organization ) mengatakan, merokok dalam jangka panjang berisiko kanker usus besar dua kali lipat. Selain itu, juga meningkatkan risiko kandung kemih dan kanker pankreas.

Berbeda dengan Gram, seorang kepala bedah onkologi di Lenox Hill Hospital , New York City, Dr Stephanie Bernik, tidak memercayai hasil penelitian ini. Ia mengatakan, kanker usus besar pada wanita tidak semata-mata disebabkan oleh rokok. Menurutnya, penggunaan alkohol, makan makanan yang tidak sehat, dan kurangnya olahraga juga memainkan peran.

"Biasanya, merokok sejalan dengan kebiasaan kesehatan buruk lainnya," kata Bernik. "Namun, penelitian ini menambah pertumbuhan data mengenai merokok yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko kanker usus besar."

Tips Mencegah Tuli Gangguan Infeksi Telinga Pendengaran

Gangguan pendengaran saat ini masih terabaikan, padahal sebenarnya dapat dicegah. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 50 persen gangguan pendengaran yang dapat dicegah ialah gangguan pendengaran karena infeksi, kebisingan, pemakaian obat ototoksik, dan akibat pernikahan antarkeluarga.
Demikian antara lain terungkap dalam pidato pengukuhan Jenny Endang Bashiruddin sebagai guru besar dalam ilmu kesehatan telinga, hidung, tenggorok, kepala, dan leher (THT-KL) Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Sabtu (9/1). Pada hari yang sama ditetapkan pula Herkutanto sebagai guru besar.

Tetap dalam ilmu kedokteran forensik dan medikolegal FKUI. Herkutanto membawakan pidato berjudul Penyelesaian Masalah Medikolegal dengan Penerapan Model Forcier-Lacerte pada Kasus Forensik Hukum Kesehatan dan Asuransi.

Dalam pidatonya bertajuk Pencegahan Gangguan Pendengaran, Tantangan, dan Harapan dalam Implementasi Program Sound Hearing 2030, Endang menyatakan, berdasar survei Multi Center Study di Asia Tenggara, Indonesia termasuk empat negara dengan prevalensi ketulian cukup tinggi, yakni 4,6 persen.
Negara lainnya ialah Myanmar, India, dan Sri Lanka. Prevalensi ketulian yang cukup tinggi dapat menimbulkan masalah sosial. Diperkirakan 36 juta orang menderita gangguan pendengaran dan 800.000 orang menderita ketulian di Indonesia.

Otitis media supuratif kronik (OMSK), yaitu infeksi telinga tengah (yang) menahun, merupakan penyakit paling sering menyebabkan tuli permanen. Prevalensi OMSK di Indonesia secara umum 3 persen. Ini termasuk tinggi menurut WHO karena ada di kisaran 2-4 persen.

Infeksi telinga tengah ditandai dengan pecahnya gendang pendengaran dan keluarnya cairan berulang berupa nanah dan lendir. Jika tidak ada pengobatan, dapat menimbulkan komplikasi.

Infeksi telinga tengah menahun itu merupakan lanjutan dari otitis media akut yang sering terjadi bayi dan anak. Menurut penelitian, 83 persen anak berusia kurang dari satu tahun pernah mengalami infeksi telinga tengah akut paling sedikit tiga kali.

Ketulian dapat dicegah
Jenny mengatakan, angka kejadian infeksi telinga tengah menahun tinggi karena kurangnya kesadaran masyarakat akan kesehatan telinga sehingga ketika terjadi infeksi tidak segera ke dokter. Akibatnya, penyakit bertambah berat sehingga membutuhkan operasi.

Penyembuhan total infeksi telinga tengah ialah dengan mengatasi reaksi peradangan dan menutup lubang gendang telinga. Untuk penyembuhan total biasanya butuh pembedahan.

Di Indonesia sudah dapat dilakukan seluruh jenis bedah rekonstruksi pendengaran, tetapi jumlah spesialis masih sedikit. Sampai pertengahan 2007, ada sekitar 777 spesialis THT-KL. Dari jumlah itu hanya sekitar 68 spesialis melakukan bedah telinga secara rutin dan sekitar 20 yang sudah mahir rekonstruksi pendengaran. ”Masih begitu banyak tantangan dan kendala untuk mengatasi masalah gangguan pendengaran,” ujarnya.

Dengan keterbatasan itu, usaha yang harus lebih giat dilakuan ialah meningkatkan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan dan meningkatkan kemampuan dokter umum sebagai lini terdepan.



sumber: klikdokter(dot)com

Anggapan Salah Vitamin & Suplemen sebagai Pengganti Makanan

Sebagian orang meyakini vitamin atau suplemen sebagai pengganti makanan. Akibatnya, mereka merasa tak perlu mengonsumsi terlalu banyak makanan. Ini pemahaman yang salah karena bisa merusak keseimbangan sistem tubuh kita.

"Suplemen yang dijual bebas di pasaran sebenarnya tidak bisa memenuhi kebutuhan tubuh. Yang terjadi bisa kelebihan atau kekurangan," papar Prof Dr Walujo Soerjodibroto, MsC, PhD, pakar gizi dari Universitas Indonesia. Ini karena suplemen seperti itu tidak bisa diresepkan oleh dokter sehingga takarannya tak terkontrol.

Salah satu prinsip diet seimbang adalah mengatur asupan karbohidrat, lemak, serta protein secara saksama dalam sehari. Artinya, harus ada variasi bahan makanan. Apabila syarat ini terpenuhi, suplemen vitamin dan mineral tak perlu dikonsumsi. Sebab, kebutuhan nutrisi sudah dapat dipenuhi dari asupan makanan yang lengkap dan variatif.

Seandainya mau mengonsumsi vitamin atau suplemen tertentu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi.



sumber: klikdokter(dot)com

Kutil atau Papilloma Penyakit Benjolan Kecil pada Kulit

Kutil, benjolan kecil seperti daging yang bertekstur kasar dan berwarna seperti warna kulit ini sebenarnya bukan masalah kesehatan yang serius. Dalam istilah medis kutil disebut papilloma. Papilloma ini sebenarnya sejenis tumor jinak pada kulit, berasal dari penebalan lapisan luar kulit yang berlebihan.

Kutil disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Ada lebih dari 50 jenis kutil, yang dapat mengenai bagian tubuh mana pun, tetapi paling sering di bagian tangan dan kaki. Ada kutil yang dapat hilang dalam beberapa minggu, ada juga yang menetap hingga lama.

Kutil dapat tertular melalui kontak langsung dengan orang atau permukaan yang terinfeksi, misalnya lantai kamar mandi. Kutil biasanya menyebar melalui kulit yang pecah. Meski begitu, tidak semua orang yang mengalami kontak dengan HPV akan ditumbuhi kutil, tergantung pada sistem kekebalannya.

Berbahayakah kutil? Biasanya kutil bukan masalah kesehatan yang serius dan banyak yang hilang sendiri dalam dua tahun. Namun ada juga kutil yang menyebar, seperti kasus Dede, "Si Manusia Akar" dari Bandung yang kutilnya telah menyebar di seluruh tubuh, bahkan membentuk cabang di tangan dan kakinya. Menurut dokter yang menelitinya, penyebab penyakit Dede adalah virus kutil biasa, tetapi virusnya menyebar karena ketidaknormalan sistem kekebalan Dede.

Jenis kutil lain yang perlu diwaspadai adalah kutil yang tumbuh pada organ seksual atau disebut juga dengan kutil genital. Kutil ini merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual dan bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker mulut rahim pada wanita. Selain itu, wanita hamil yang terinfeksi HPV dapat menularkan virus ke bayinya saat proses kelahiran bayi.

Untuk kutil di daerah genital, sebaiknya periksakan ke dokter. Jangan mencoba kutil jenis ini dengan obat yang dijual bebas, karena umumnya obat yang dijual bebas bukan untuk digunakan pada jaringan yang lembab di sekitar area genitalia.

Sementara itu untuk kutil yang tumbuh di area tubuh lainnya dapat dirawat sendiri di rumah. Obat kutil bisa dibeli di toko obat atau apotek. Carilah produk yang mengandung asam salisilat untuk mengelupas kulit yang terinfeksi. Bahan ini harus digunakan dua kali sehari, hingga beberapa minggu lamanya. Periksakan ke dokter jika kutil tidak hilang atau justru menyebar dengan perawatan di rumah.



sumber: klikdokter(dot)com

Perbedaan Serangan Jantung dan Henti Jantung Mendadak

Kasus jantung berhenti mendadak umumnya terjadi pada usia lanjut (lansia). Terutama, pada mereka yang pernah menderita serangan jantung, gangguan listrik jantung, atau penyakit jantung koroner.

Meski begitu, remaja mungkin saja mengalami henti jantung mendadak, sekalipun dia tidak menderita gangguan jantung. 'Pada penderita yang tak mengalami gangguan, penghentian jantung mendadak bisa disebabkan trauma, infeksi, kanker, atau overdosis obat,' jelas Prof Dr dr Rochmad Romdoni SpPD SpJP(K) FIHA FASCC.

Spesialis jantung dan pembuluh darah RSUD dr Soetomo itu mengatakan, henti jantung mendadak tidak sama dengan serangan jantung. Memang objek yang diserang sama, jantung. Dua-duanya juga berisiko kematian.

Namun, keduanya beda. Disebut mengalami penghentian jantung bila seseorang tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri, denyut nadi tak teraba, sulit bernapas, dan meninggal dalam hitungan detik. Sementara itu, yang disebut serangan jantung adalah adanya penyumbatan pada arteri yang mengirimkan darah ke jantung. Dampaknya, organ tubuh tak mendapat suplai oksigen. Lama-kelamaan, organ tubuh rusak dan pasien meninggal. 'Penderita serangan jantung masih bisa diselamatkan,' tambahnya.

Angka kejadian penghentian jantung mendadak cukup besar. Diperkirakan, tiap tahun 10 ribu warga Indonesia meninggal karena jantungnya berhenti mendadak. Itu berarti sekitar 30 orang per hari. 'Penderita jantung koroner yang paling banyak mengalami penghentian jantung mendadak,' ujar Romdoni.
Meski disebut penghentian jantung mendadak, kadang ada beberapa gejala yang bisa dijadikan peringatan. Yakni, jantung berdetak kencang, keluar keringat dingin, dan pusing. Tanda lain adalah pingsan, napas pendek (tersengal-sengal), dan nyeri dada.

Sulitnya, ada pula pasien yang tak mengalami gejala-gejala tersebut. Dia tiba-tiba pingsan dan akhirnya meninggal. 'Untuk deteksi dini, penderita jangan mengabaikan sinyal dari tubuh. Jika ada yang tak beres, segera periksa ke dokter,' saran guru besar Unair itu.

Dengan pemeriksaan dini, dokter bisa memberikan pengobatan jika ada indikasi yang mengarah ke penghentian jantung mendadak. Pengobatan yang mungkin diberikan, antara lain, revaskularisasi, memperbaiki aliran darah ke otot-otot jantung. Hal itu bisa dilakukan dengan operasi by pass atau pemasangan balon (percutaneous angiopathy).

Beberapa obat mungkin juga diberikan untuk membantu pasien bertahan. Pasien penyakit jantung koroner, misalnya, bisa diberi obat seperti aspirin, nitrat, beta blocker, dan statin. Pasien yang berisiko tinggi mengalami penghentian jantung mendadak juga bisa dipasangi implantable cardioverter defibrillator (ICD). 'Alat tersebut dapat memonitor ritme jantung pasien. Bila ritme jantung penderita tak bagus, otomatis alat tersebut memberi guncangan. Tujuannya, mengembalikan ritme jantung jadi normal,' jelas Romdoni.



sumber: klikdokter(dot)com

Cara Memilih Metode Alat KB yang Akan Digunakan

Sebaiknya sebelum melahirkan, seorang wanita sudah mempersiapkan kapan dan metode kontrasepsi apa yang diinginkan. Para ahli menganjurkan akhir masa nifas seorang ibu yang habis melahirkan sudah memilih metode KB yang akan digunakannya.

Ada beberapa cara ber-KB yang bisa dipilih:
  • Menyusui, memiliki efek kontrasepsi 98 persen sampai dengan 6 bulan. Saat datangnya haid, perencanaan KB sudah harus dimulai.
  • IUD dapat digunakan pada wanita yang lebih tua, berpengalaman, serta familiar dengan teknik ini.
  • Pada wanita yang tidak menyusui pilihan pil kombinasi dapat diberikan 2-3 mg postpartum dengan angka kegagalan 0,5 dalam 100 orang per tahun. Pada ibu menyusui dapt diberikan pil yang hanya mengandung progestin karena tidak menekan produksi air susu.
  • KB suntik dapat diberikan setiap 3 bulan pada ibu menyusui dengan efikasi > 99 persen, pada yang tidak memiliki kelainan darah (tromboembolism).
  • Implan dapat diberikan 6 minggu pertama pasca melahirkan pada ibu yang menyusui.
  • Sterilisasi tuba bisa dilakukan 24-48 jam pasca melahirkan pada persalinan tanpa komplikasi dan bayi diyakinkan sehat. Sterilisasi berencana bisa dilakukan pada 6-8 minggu postpartum pada pasangan yang benar-benar yakin dan bayi dalam keadaan sehat.


sumber: klikdokter(dot)com

Makan Ikan Menurunkan Resiko Degenerasi Penyakit Mata

Studi baru menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi ikan secara teratur memiliki risiko lebih rendah menderita Age-related macular degeneration (AMD) atau degenerasi makula -(Makula adalah pusat dari retina dan merupakan bagian yang paling vital dari retina,-Red) yang berkaitan dengan umur. AMD adalah suatu penyait yang dihubungkan dengan penuaan (menjadi tua) yang secara berangsur-angsur merusak penglihatan tengah yang tajam. Para peneliti mencatat bahwa sekitar 9 juta US orang dewasa di atas usia 40 telah mengalami beberapa tahap AMD. Sebagian besar merupakan bentuk dari tahap awal penyakit, sementara 1,7 juta di antaranya telah mengalami tahap penyakit lebih lanjut yang mengakibatkan kehilangan penglihatan yang fatal.
 
Dalam studi ini, peneliti di Brigham and Women’s Hospital and Harvard Medical SchooldiBoston mengumpulkan data dari 38.022 perempuan, yang tidak pernah didiagnosis AMD. Salah satu penulisnya, William G. Christen, mengatakan bahwa data pengamatan mereka masih dalam uji acak, sehingga perlu konfirmasi lebih lanjut lagi.

“Tetapi pesan yang ingin diambil sudah terlihat sederhana dan kuat,” tambah Christen. “Minyak ikan, yaitu asam lemak Omega-3 yang ditemukan pada ikan, telah lama dianggap dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung juga mempunyai manfaat yang signifikan dalam pencegahan utama dari AMD di antara para wanita yang tidak terdeteksi atau tidak terdeteksi tanda-tanda awal dari penyakit, dan belum didiagnosis dengan penyakit AMD.” lanjutnya.

Penelitian ini meneliti tentang kebiasaan makan dari para partisipan, termasuk asam lemak omega-3 dan omega-6, datanya dikumpulkan dan kesehatan mata mereka dipantau sampai 10 tahun. Hasilnya, wanita yang mengonsumsi banyak asam lemak Omega-3 memiliki resiko 38 persen lebih rendah mengembangkan AMD dibandingkan dengan mereka yang makan lebih sedikit asam lemak Omega-3.

Dengan mengonsumsi ikan sebanyak satu atau lebih dalam seminggu beresiko 42 persen lebih rendah terkena AMD dibandingkan dengan yang mengonsumsi ikan satu porsi dalam sebulan. Christen mengatakan bahwa resiko lebih rendah ini tampaknya disebabkan karena mengonsumsi ikan tuna dan dark-meat fish. Selain itu peneliti juga menemukan sebuah saran bahwa konsumsi yang lebih tinggi dari salah satu asam lemak Omega-6 (linoleic acid) dimungkinkan sebenarnya meningkatkan risiko terkena AMD, namun para peneliti tidak menelitinya lebih lanjut.

Penelitian yang dipublikasikan secara online dalam edisi 14 Maret di Archives of Ophthalmology ini sangat mengejutkan tapi membantu para dokter. Karena sampai saat ini, tidak ada metode yang diakui untuk memperlambat terjadinya AMD bagi mereka yang tidak memiliki penyakit atau yang hanya menunjukkan gejala awalnya saja, selain menasehati pasien tersebut untuk tidak merokok. Penelitian ini juga akan muncul pada Jurnal Archives of Ophthalmology dalam bentuk cetak di bulan Juni ini.



 


sumber: klikdokter(dot)com