Panduan Asupan Nutrisi dan Gizi Yang Baik Dikonsumsi Saat Haid

Penting bagi wanita untuk selalu mempertahankan pola makan yang sehat untuk mengurangi efek negatif yang sering dialami saat haid. Berikut beberapa panduan mengenai asupan nutrisi dan gizi yang dianjurkan untuk dikonsumsi selama haid:
  • Pada periode haid normal, wanita akan kehilangan darah sebanyak kurang lebih antara 20-80cc darah dalam sehari. Sementara mereka yang mengalami haid yang lebih berat akan kehilangan darah lebih banyak. Sehingga kehilangan cairan tersebut harus digantikan dengan minum air yang cukup.
  • Sementara dalam darah yang terbuang terkandung zat besi yang sangat dibutuhkan tubuh. Jika seseorang mengalami kekurangan zat besi maka gejala yang umum timbul berupa lelah, pucat, rambut rontok, mudah marah, lemah, dan gangguan fungsi pertahanan tubuh. Untuk mencegahnya, sebaiknya setiap wanita mecukupinya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Makanan yang banyak mengandung zat besi diantaranya daging, ayam, ikan, kacang-kacangan dan sereal. Namun hati-hati karena ternyata daging dan produk dengan bahan dasar susu dapat meningkatkan produksi prostaglandin yang dapat memicu nyeri.
  • Keluhan lain yang sering dialami saat haid berupa konstipasi atau gangguan pencernaan. Makanan yang dapat membantu mengurangi gejala tersebut adalah sayuran segar dalam jumlah besar.
  • Pastikan Anda mengonsumsi kalsium yang cukup, setidaknya 1200 mg/hari. Sumber kalsium yang baik ditemukan pada susu rendah lemak, kedelai atau susu beras, tofu, yogurt, brokoli dan salmon. Kalsium dapat membantu mempertahankan tonus otot dan mencegah kram dan nyeri perut. Konsumsi karbohidrat kompleks seperti roti gandum, buah segar dan sayur-sayuran.
  • Tingkatkan kebutuhan magnesium dalam pola makan Anda sebanyak 200 mg/hari. Makanan yang kaya akan magnesium terdapat pada kacang-kacangan, tofu dan kacang. Magnesium baik untuk mengoptimalisasi kapasitas tubuh dalam menyerap kalsium dan mengurangi kram perut
  • Konsumsi vitamin E, suatu antioksidan yang dapat mengatasi beberapa gejala pre menstruasi dan juga memberi manfaat pada sistem sirkulasi. Wanita membutuhkan 8 mg/hari. Makanan yang mengandung vitamin E termasuk alpukat, kuning telur dan hati.
  • Makanlah makanan yang kaya akan vitamin B6 yang dapat membantu metabolisme protein dan sel darah merah dan telah dilansir dapat mengurasi depresi. Sumber vitamin B6 diantaranya kentang, pisang, dan oatmeal. Kebutuhan akan B6 sebanyak 100 mg/hariPastikan Anda mendapat vitamin C dan zinc yang cukup, karena zat gizi tersebut merupakan pendukung kesehatan sel telur wanita dan sistem reproduksi.
  • Mengurangi konsumsi garam dapat membantu mencegah perasaan kembung,.
  • Kurangi konsumsi kafein, gula dan alkohol sebagaimana produk makanan ini dipercaya dapat menghambat penyerapan kalsium dalam tubuh.