Menghilangkan Bulu Tangan dan Kaki dengan Gel Penghilang Bulu Rub on Gel

Kecantikan wanita digambarkan salah satunya dengan kulit yang mulus tanpa noda dan, tanpa bulu. Bahkan pada dongeng anak-anak sering digambarkan wanita yang buruk rupa adalah yang kulitnya berbulu. Nyatanya wanita yang memiliki bulu-bulu halus di tangan dan kakinya disebabkan karena terlalu banyak hormon pria, yaitu androgen. Tentu saja wanita yang demikian masih bisa tampil cantik, namun butuh rutinitas tambahan, yaitu menghilangkan bulu-bulu halus itu.

Selama puluhan tahun wanita berusaha menghilangkan bulu di tangan dan kakinya dengan berbagai metode, dari yang paling sederhana yaitu bercukur, hingga wax yang sangat menyiksa. Bukan cuma soal biaya yang harus dikeluarkan, rutinitas ini pun memakan waktu dan membutuhkan kedisiplinan agar tidak sampai lupa bercukur. Terbayangkan bagaimana jika kulit Anda yang biasanya mulus, tiba-tiba nampak berbulu karena lupa mencukurnya.

Syukurlah ritual itu sebentar lagi akan bisa kita tinggalkan. Para peneliti telah menemukan gel yang bisa menghentikan pertumbuhan bulu untuk sementara. Dengan gel ini, kabarnya kita tidak perlu bercukur hingga enam bulan lamanya. Rub-on-gel ini dibuat dari cidofovir yang telah dikenal sebagai salah satu obat untuk perawatan penderita AIDS. Obat ini memiliki efek alopecia, yaitu terhambatnya pertumbuhan rambut pada pasien yang diinjeksi cidofovir.
" Dengan gel ini, kabarnya kita tidak perlu bercukur hingga enam bulan lamanya."
Efek ini dirasa bisa dimanfaatkan untuk menghentikan pertumbuhan rambut guna mengatasi masalah bercukur baik di kaki, tangan, maupun pada wajah. Oleh karena itu para peneliti memodifikasi konsentrasi obat tersebut untuk menemukan formula yang paling pas guna menghentikan pertumbuhan rambut atau bulu. Pengujian dilakukan dengan merekrut sejumlah pria yang berjambang lebat, yang diminta untuk mengaplikasikan gel di satu sisi bagian jambang mereka. Di sisi lainnya, mereka juga diminta mengaplikasikan gel, namun tanpa kandungan cidofovir. Para pria ini diijinkan mencukur jambangnya secara rutin, namun tidak boleh mencukur jambangnya 48 jam sebelum pengamatan di klinik.

Untuk campuran 1%, efeknya kecil pada pertumbuhan rambut, namun pengurangan pertumbuhan yang signifikan nampak pada penggunaan konsentrasi 3% pada gel tersebut. Saat ini masih dikembangkan lagi kemungkinan menggunakan formula yang lebih kuat untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Perumusan formula ini penting, karena kelebihan dosis penggunaan cidofovir bisa menimbulkan efek samping seperti sakit kepala, rasa mual, demam dan penurunan sel darah putih yang drastis.

Walaupun masih dalam pengembangan, namun sudah ada harapan suatu saat kita akan bebas dari rutinitas mencukur bulu kaki dan tangan. Anda pun jadi lebih percaya diri untuk mengenakan busana yang memamerkan kaki dan tangan. Terima kasih untuk penemuan-penemuan yang meringankan aktivitas wanita ini!